Langsung ke konten utama

Postingan

COVID 19 X SHOLAT JUM'AT

Takror Assunniyyah, 22 April 2020.  Sa'il : Ust. Matin Blora Deskripsi Masalah Assalamu alaikum..   Ada kejadian jumat kemarin,   sholat jumat di ganti dengan sholat dzuhur,   (kronologi)   seperti biasa di desa itu setiap jumat takmir mengadakan sholat jumat,   namun Tepat jumat kemarin tanggal 27 Maret 2020 beda dengan biasanya,   takmir (setelah mendapatkan intuksi dari keputusan MUI Blora untuk tidak melaksanakan sholat jumat). akhirnya Fihak takmir membuat keputusan sholat jumatnya di ganti dgn sholat dzuhur berjamaah di masjid. Pertanyaan Bagaimana Keabsahan Sholat duhur yang dilaksanakan Berjamaah di masjid sebagai Ganti Sholat Jumat? Catatan : 1. Mungkin yang dikehendaki sail adalah Intruksi MUI jateng bukan MUI blora sebab surat Edaran MUI Blora Tanggal 01 April 2020 tidak mealarang sholat jumat melainkan berisi aturan/ tatacara melaksankan sholat jumat dimusim Pandemi Covid 19.(baca Edaran MUI Blora). 2. Edaran MUI J...

Zakat Diberikan Kepada Janda

Takror Assunniyyah 15 April 2020,  Deskripsi soal Seorang janda miskin memiliki anak yang mampu/kaya, namun si anak tidak pasti mencukupi kebutuhan janda tersebut. Kadang Memberi Nafkah, Kadang tidak. Pertanyaan : bolehkah zakat diberikan kepada janda sebagaimana deskripsi di atas? Jawab : Dalam Hal ini Ulama’ Berbeda Pendapat : 1.        Moqobilul Ashoh Mengatakan : Janda yang meiliki anak kaya   tetap di namakan fakir atau miskin, Sehingga Berhak menerima zakat 2.        Menurut Qoul Ashoh Diperinci : A. Bila janda tersebut mungkinkan bisa mengambil haknya maka Termasuk Kategori Kaya, Sehingga tidak berhak menerima Zakat B. Bila dia tidak mungkin untuk mengambil haknya (tidak dinafkahi oleh anaknya) maka dia di kategorikan fakir atau miskin dan berhak menerima Zakat Kesimpulan: Jika Janda yang memiliki Anak Kaya tersebut tidak mendapat nafkah atau mendapat nafkah tapi tidak mencukupi ke...

Telisik Cor

*Takror Assunniyyah 13 April 2020,  Assalamualaikum! Mau tanya hukumnya ngijing kuburan di makam umum (baik makam orang sholih maupun biasa), dan   menelisik (tutup mayit dari cor) bagaimana hukumnya? Keterangan : Telisik Adalah Papan Untuk Menutup Mayat dari Cor yang biasanya menggunakan Bambu atau Kayu. Matur NUwun. Sail : Hisyam Faruq Senduro Jawab : 1. Hukum Mengkijing Di makam umum tidak boleh, kecuali Untuk Menjaga dari Longsor, Banjir atau Hal-hal lain yang menyebabkan terbongkarnya kubur sebelum Jasad Mayat Rusak. Dan Menurut Sebagian Ulama’ Hukum Tidak Boleh ini Mengecualikan Makamnya Para Nabi, Para Syuhada’ dan Orang-Orang Sholih Agar Bisa Terus Di Ziarahi dan Untuk Ngalap Berkah sehingga Mengkijing Makamnya Orang Sholih Diperbolehkan. Referensi : الفتاوى الكبرى الفقهية الجزء الثانى ص : 18 دار الفكر ( وسئل ) أعاد الله علينا من بركاته عن حكم بناء القبور قدر مدماكين فقط ؟ ( فأجاب ) بقوله يحرم بناء القبر في المقبرة المسبلة وهي التي اعتاد أه...

Masalah Kejadukan, Ijazah Songai Rajeh

Takror Assunniyyah 11 April 2020,  Assalamualaikum Saya Ahmad madura sampang Mau Tanya... Di madura itu sudah lumrah orang masuk ijazah Yang dinamakan IJAZAH SUNGAI BESAR (SONGAI RAJEH) katanya sih klo kita2 masuk ijazah itu... jika kota berzinah atau melanggar syarat2     Yang di tentukan maka tubuh kita akan hancur/ busuk sampai akhirnya mati...!   Pertanyaannya apakah ijazah seperti itu memang ada mulai dari jamannya salafusholih..?   Dan   bagaimana hukumnya kita masuk ijazah semacam itu..? Kalau boleh diperjelas. 1. Apakah ijazah Kejadukan sudah ada sejak Zaman Salafussholeh? 2. Bolehkan Kita mengikuti atau Mengamalkan Ijazah Kejadukan? Jawaban : 1.        Ada, Termasuk Imam Ghozali Punya Kitab AL Awfaq yang menjelaskan Masalah ini. Beberepa Orang Sholeh yang Pernah Mengalami Hal Serupa Adalah : Sayyidah Maryam, Al Hidr, Cerita Dzul Qornain, Ashabul Kahfi, Asif Bin Burkhiya (yang Memindah Ker...